I.
PENGERTIAN
KETAHANAN NASIONAL
Ketahanan
nasional merupakan suatu kondisi dimana suatu bangsa mampu mengembangkan
ketahanan dan kekuatan dalam menghadapi rintangan serta halangan yang dapat
merusak kepribadian suatu bangsa. Ancaman yang dimaksud bias berasal dari dalam
dan luar suatu bangsa dan dapat membahayakan integritas suatu bangsa dan jati
diri bangsa.
II.
TUJUAN
KETAHANAN NASIONAL
Tujuan
ketahanan nasional pada dasarnya untuk menghadapi ancaman, tantangan, hambatan,
dan gangguan. Sehingga semakin kuat ketahanan nasional suatu bangsa semakin
dapat menjamin kelangsungan hidup atau ketahanan hidup suatu bangsa dan negara.
Oleh karena itu, sekarang yang dibutuhkan adalah bagaimana membangun ketahanan
nasional secara bottom up approach melalui pembinaan tingkat ketahanan dari
mulai ketahanan nasional, ketahanan daerah, ketahanan lingkungan, ketahanan
keluarga dan ketahanan pribadi.
Dengan
pembangunan ketahanan nasional melalui pendekatan dari bawah maka diharapkan
dapat tercapai kondisi keamanan nasional yang menjamin kelangsungan hidup
bangsa dan Negara dan sekaligus pelaksanaan pembangunan di berbagai daerah.
III.
FUNGSI
KETAHANAN NASIONAL
Ketahanan
nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk
menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola tindak dan pola kerja
dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter – regional (wilayah), inter
– sektoral maupun multi disiplin. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada
cara berfikir yang terkotak-kotak (sektoral). Satu alasan adalah bahwa bila
penyimpangan terjadi, maka akan timbul pemborosan waktu, tenaga dan sarana,
yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. Ketahanan nasional juga
berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. Pada hakikatnya merupakan
arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan
sektor pembangunan secara terpadu, yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan
program
IV.
SIFAT
– SIFAT KETAHANAN NASIONAL
Ketahanan
Nasional memiliki sifat-sifat sebagai berikut :
·
Manuggal
Antara
trigatra (aspek alamiah)dan pancagatra (aspek sosial). Sifat integratif tidak
dapat diartikan mencampuradukan semua aspek sosial tetapi integrasi
dilaksanakan secara serasi dan selaris.
·
Marwas Ke Dalam
Tannas
terutama di arahkan kepada diri bangsa dan negara itu sendiri, karena bertujuan
mewujudkan hakekat dan sifat nasionalnya sendiri. Hal ini tidak berarti bahwa
dianut sikap isolasi atau nasionalisme sempit.
·
Berkewibawaan
Tannas
sebagai hasil pandangan yang bersifat manunggal tersebut mewujudkan kewibawaan
nasional yang harus diperhitungkan oleh pihak lain dan mempunyai daya pencegah.
·
Berubah
Menurut
Waktu Suatu bangsa tidaklah tetap adanya, dapat meningkat atau menurun dan
bergantung kepada situasi dan kondisi bangsa itu sendiri.
·
Tidak Membenarkan
Sikap
Adu Kekuasaan dan Adu Kekuatan Konsep adu kekuasaan dan adu kekuatan bertumpu
pada kekuatan fisik, maka sebaliknya ketahanan nasional tidak mengutamakan
kekuatan fisik saja tapi memanfaatkan daya dan kekuatan lainnya, seperti
kekuatan moral yang da pada suatu bangsa.
·
Percaya Pada Diri Sendiri
Ketahanan
nasional dikembangkan dan ditingkatkan berdasarkan sikap mental percaya pada
diri sendiri.
·
Tidak Bergantung Kepada Pihak Lain.
V.
ASAS
– ASAS KETAHANAN NASIONAL
Asas
asas merupakan sebuah landasan dalam mencapai sebuah tujuan. Asas ketahanan
nasional adalah sebuah sikap atau attitude yang di dasari oleh nilai nilai
berdasarkan pancasila, UUD 1945 dan wawasan nusantara. Asas - asas nya adalah
sebagai berikut :
a) Asas
kesejahteraan dan keamanan
Asas
ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan wajib di penuhi baik oleh
individu maupun kelompok. Oleh sebab itu kesejahteraan dan keamanan merupakan
asas dalam sistem kehidupan nasional.
b) Asas
mawas ke dalam dan mawas ke luar
Asas
ini lebih mengacu kepada interaksi sosial. Sistem kehidupan nasional merupakan
gabungan dari aspek aspek kehidupan yang saling berinteraksi. Interaksi yang di
timbulkan bisa berupa interaksi positif maupun interaksi negatif. Oleh sebab
itu perlu adanya sikap mawas ke luar dan mawas ke dalam.
c) Asas
Kekeluargaan
Asas
ini bersikap kebersamaan, keadilan, kesamaan, tenggang rasa, gotong royong dan
tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat serta berbangsa dan bernegara.
Masih banyak perbedaan dari asas kekeluargaan ini. Hal ini harus di hindari
karena dapat merusak beberapa hal dari asas kekeluargaan ini.
d) Asas
Komprehensif
Asas
ini mencakup aspek kehidupan dalam suatu perwujudan dan persatuan yang seimbang
dalam kehidupan bermasyarakat. Ketahanan nasional mencakup ketahanan segenap
aspek kehidupan bangsa secara utuh dan terpadu.
VI.
PENGARUH
ASPEK KETAHANAN NASIONAL PADA KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
1) Pengaruh
Aspek Ideologi
Ideologi
adalah suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan
motivasi. Dalam ideologi juga terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang
dicita-citakan oleh suatu bangsa. Keampuhan suatu ideologi tergantung kepada
rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala
aspirasi hidup dan kehidupan manusia baik sebagai perseorangan maupun sebagai
anggota masyarakat. Ideologi besar yang ada di dunia adalah :
·
Liberalisme
·
Komunisme
·
Ideologi Pancasila
2) Pengaruh
Aspek Politik
Politik
berasal dari kata politics dan atau policy artinya berbicara politik akan
mengandung makna kekuasaan (pemerintahan) atau juga kebijaksanaan. Pemahaman
itu berlaku di Indonesia dengan tidak memisahkan antara politics dan policy
sehingga kita menganut satu paham yaitu politik. Ketahanan Nasional ini yang
meliputi dua bagian utama yaitu politik dalam negeri dan politik luar negeri.
·
Politik Dalam Negeri
·
Politik Luar Negeri
3) Pengaruh
Pada Aspek Ekonomi
Perekonomian
adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan
kebutuhan bagi masyarakat , meliputi produksi, distribusi serta konsumsi barang
dan jasa. Sistem perekonomian yang dianut oleh suatu negara akan memberi corak
dan warna terhadap kehidupan perekonomian dari negara itu. Kini tidak ada lagi
sistem perekonomian liberal murni dan atau sistem perekonomian sosialis murni
karena keduanya sudah saling melengkapi dengan beberapa modifikasi didalamnya.
4) Pengaruh
Pada aspek Sosial Budaya
Pengertian
sosial pada hakekatnya adalah pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat yang
mengandung nilai-nilai kebersamaan, senasib, sepenanggungan dan solidaritas
yang merupakan unsur pemersatu. Kebudayaan merupakan seluruh cara hidup suatu
masyarakat yang manifestasinya dalam tingkah laku dan hasil dari tingkah laku
yang dipelajari dari berbagai sumber. Kebudayaan diciptakan oleh faktor
organobiologis manusia, lingkungan alam, lingkungan psikologis dan lingkungan
sejarah.
5) Pengaruh
Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan
dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia
sebagai satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan dan
mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan Negara
Kesatuan Republik Indonesia. Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan
menyusun, mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi nasional termasuk
kekuatan masyarakat di seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegasi dan
terkoordinasi, yang diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI
dan Polri sebagai inti pelaksana.
VII.
KEBERHASILAN
KETAHANAN NASIONAL DI INDONESIA
Untuk
mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga
negara Indonesia, yaitu :
·
Memiliki semangat perjuangan bangsa
dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang
tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan
nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman, gangguan, tantangan dan
hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam, untuk menjamin
identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan
mencapai tujuan nasional.
·
Sadar dan peduli terhadap
pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial
budaya dan pertahanan keamanan, sehingga setiap warga negara Indonesia baik
secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut, karena
bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. Hal itu
tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta tanah air.
KESIMPULAN
Ketahanan Nasional
merupakan hal terpenting yang harus di terapkan dalam jiwa masyarakat.
Ketahanan Nasional juga sangatlah penting untuk berbangsa dan bernegara.
Kemampuan suatu bangsa dan Negara dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan
bangsa guna mencapai kesejahteraan bangsa serta melanjutkan pembangunan yang
berkesinambungan. Ketahanan nasional juga sangat di pengaruhi oleh politik,
ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan nasional. Melalui persaingan
persaingan yang sudah cukup global pada saat ini cukup memberi dampak negatif
bagi ketahanan nasional. Hal ini dapat memengaruhi dan membahayakan kondisi
ketahanan nasional jika terus berlangsung seperti ini, oleh karena itu perlu
adanya ketangguhan dan inisiatif masyarkat akan pentingnya ketahanan nasional.
Apabila bangsa Indonesia terus bersatu demi ketahanan nasional maka akan
tercipta stabilitas nasional dan mampu mengatasi setiap bentuk ancaman,
rintangan , dan hambatan yang berasal dari luar.
DAFTAR
PUSTAKA :
http://prodoskian.blogspot.com/2013/06/latar-belakang.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar